Wednesday, September 14, 2022

 

"Allahuma Sholli Ala Sayyidina Muhammad Wa Ala Ali Sayyidina Muhamad

" Membaca shalawat adalah bagian dari ketaatan kepada Allah SWT yang paling mudah dilakukan dan membaca shalawat sekali akan di balas oleh Allah sepuluh kali.Bahkan seseorang membaca ikhlas atau tidak ketika membaca shalawat orang tersebut tetap mendapatkan pahala."(Kitab Sa'adatud Daroini Imam Sihabudin al qolyubi  )

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda: Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan dan janganlah kalian menjadikan kuburanku sebagai tempat perayaan, bersholawatlah kepadaku karena sesungguhnya ucapan sholawat itu akan sampai kepadaku dimanapun kalian berada.
(H.R. Abu Daud No. 2044 dengan Sanad Hasan)

Bershalawat dan Kemuliaan Mengamalkannya

Shalawat adalah doa dan pujian kepada Allah untuk Nabi Muhammad , agar beliau mendapatkan rahmat, keberkahan, dan kedudukan yang mulia. Bagi umat Islam, bershalawat juga bermakna doa agar kita mendapat syafa’at dan keberkahan dari Allah melalui kecintaan kepada Rasulullah .

Perintah Bershalawat dalam Al-Qur’an

Allah berfirman: Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”(QS. Al-Ahzab: 56)

Ayat ini menunjukkan bahwa shalawat adalah perintah langsung dari Allah. Bahkan Allah dan para malaikat pun bershalawat kepada Nabi , maka sudah semestinya umat Islam juga memperbanyaknya.

Kemuliaan Mengamalkan Shalawat

1. Mendapat Sepuluh Kali Lipat Balasan

Rasulullah bersabda:

 “Barangsiapa bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim no. 384)

Shalawat menjadi amal ringan dengan pahala besar.

2. Menghapus Dosa dan Mengangkat Derajat

Rasulullah bersabda:

“Barangsiapa bershalawat kepadaku, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali, menghapus sepuluh kesalahan, dan mengangkatnya sepuluh derajat.” (HR. Ahmad, sahih)

3. Mendapat Syafa’at Rasulullah

Rasulullah bersabda:

“Orang yang paling berhak mendapatkan syafa’atku pada hari kiamat adalah orang yang paling banyak bershalawat kepadaku.”(HR. Tirmidzi no. 484, hasan)

Shalawat membuka jalan untuk mendapatkan pertolongan Nabi kelak.

4. Menghilangkan Kesusahan dan Mengabulkan Doa

Ubay bin Ka’ab radhiyallahu ‘anhu bertanya kepada Rasulullah : “Bagaimana jika aku menjadikan seluruh doaku berupa shalawat untukmu?” Beliau menjawab: “Kalau begitu, akan dicukupkan semua kebutuhanmu dan diampuni dosamu.”(HR. Tirmidzi no. 2457, hasan sahih)

 Shalawat adalah kunci terkabulnya doa dan jalan keluar dari kesempitan.

5. Mendapat Keberkahan dalam Hidup

Rasulullah bersabda: “Hinaan bagi seseorang yang ketika namaku disebut di sisinya, ia tidak bershalawat kepadaku. (HR. Tirmidzi no. 3545, sahih)

 Shalawat mengundang keberkahan, sedangkan meninggalkannya adalah kerugian.

Waktu-waktu yang Dianjurkan untuk Bershalawat

Hari Jumat dan malam Jumat (HR. Abu Dawud no. 1531)

Setelah azan (HR. Muslim no. 384)

Saat berdoa (shalawat menjadi pengantar doa)

Setiap majelis, agar diberkahi dan tidak menjadi penyesalan di hari kiamat (HR. Tirmidzi no. 3380) 

Bershalawat adalah ibadah yang agung, ringan di lisan namun besar di sisi Allah. Ia menjadi sebab turunnya rahmat, ampunan, dan syafa’at Rasulullah . Setiap muslim hendaknya membiasakan diri memperbanyak shalawat dalam keseharian, baik di waktu lapang maupun sempit, agar hidup penuh keberkahan dunia dan akhirat.

 Perbanyaklah bershalawat kepadaku pada hari Jumat dan malam Jumat, karena shalawat kalian diperlihatkan kepadaku.” (HR. Abu Dawud)



  "Allahuma Sholli Ala Sayyidina Muhammad Wa Ala Ali Sayyidina Muhamad " Membaca shalawat adalah bagian dari ketaatan kepada Alla...